Kartunis Cabu cs. Korban Sebuah Konspirasi Besar


cabu.cs_charliehebdo_menorehkata.wordpress.com

Stephane Charbonnier, kartunis yang menjabat sebagai pemimpin redaksi Charlie Hebdo sejak 2009 Dalam salah satu edisi mingguan Charlie Hebdo di bulan Nopember 2011, Charbonnier yang akrab disapa “Charb” pernah mengganti namanya dengan Nabi Muhammad sebagai pemimpin redaksi. Tabloid satir yang dipimpinnya itu juga pernah mengumumkan akan mengubah nama Charlie Hebdo menjadi Sharia Hebdo, dalam rangka mengolok-olok Islam seperti yang sering dilakukannya.

Charbonnier juga dikenal dengan kartun mingguannya yang diberi nama “La fatwa de l’Ayatollah Charb” (Fatwa Ayatollah Charb) untuk mengolok-olok para pemimpin Syiah.

Kartun anjing dan kucing antikapitalis “Maurice et Patapon” menjadi bagian dari karya kebanggaan pemimpin redaksi yang harus tewas dalam usia 47 tahun itu.

Sejak tahun 2006, setelah pemuatan karikatur Nabi Muhammad, Charbonnier selalu mendapatkan pengawalan polisi.

Bernard Verlhac, 57 tahun, lebih dikenal di dunia kartun Prancis dengan sebutan Tignous. Dia merupakan salah satu kartunis andalan Charlie Hebdo. Namanya terkenal karena karyanya juga ditampilkan di penerbitan lain seperti Marianne dan Fluide Glacial. Selain mempermainkan Islam, Tignous pernah mengolok-olok politisi rasis terkemuka Prancis, Jean Marie Le Pen, sebagai kodok dalam kartunnya.

Georges Wolinski mengawali nama besarnya di dunia gambar-menggambar kartun pada tahun 1960 di Hara-Kiri. Wolinski dilahirkan di Tunis, kota di Tunisia bekas jajahan Prancis, pada 28 Juni 1934 dari ayah Yahudi asal Polandia dan ibu Yahudi keturunan Tunisia.Karya pria yang tewas di usia 80 tahun itu tidak semuanya berbau politik. Dalam sebuah kartunnya dia pernah menampilkan gambar seorang wanita bertubuh seksi yang bertanya kepada seorang bocah laki-laki tentang cita-citanya jika besar nanti. Bocah itu menjawab ingin menjadi seorang maniak seks.

Jean Cabut, atau lebih beken dengan nama Cabu, memulai karirnya sebagai kartunis pada tahun 1954. Tukang gambar berusia 76 tahun itu diketahui sebagai salah satu pemegang saham Charlie Hebdo. Dia pernah menggambar kartun Nabi Muhammad yang dikerubungi orang-orang fundamentalis, dilengkapi dengan kata-kata kotor.

Para almarhum di atas adalah kartunis yang idealis. Ada simpati dari sebagian para kartunis dunia dengan memihaknya melalui berbagai desain kartun, ada yang profesional juga tak sedikit gambar sarkasme yang menyerang balik nama Islam.

Sebagian lagi para kartunis dunia yang berpikir rasional dan terpelajar mencoba mengapresiasi keprihatinannya dengan gambar penyesalan atas tewasnya para kartunis Charlie Hebdo. Para kartunis yang prihatin tersebut menyesalkan kematian Cabu cs. karena sebab adanya KONSPIRASI BESAR, yang mengorbankan mereka dan siapa saja.

Dan karya kartun CORNED di atas adalah sekaligus OTOKRITIK bagi kami para kartunis agar tidak bertindak ceroboh, pandir dan tidak mengindahkan bahaya di balik sebuah Konspirasi Besar yang bakal menelannya. Konspirasi Besar yang tidak pernah membuat kebaikan bagi dunia juga para kartunisnya.

Karikatur itu tidak gampang membuatnya, sebab di situ melibatkan estetika, keberadaban, seni mempeletotkan wajah, bentuk badan ataupun spesifik karakter yang digambar, sehingga akan menampilkan kesan lucu, mendidik dan kritis yang ujungnya berfungsi sebagai kontrol sosial.

Keprofesionalan sosok kartunis itu makin tampak manakala di antara unsur tersebut teradopsi, walaupun sesungguhnya tidak ada syarat baku, sebuah karya karikatur akan gampang dibaca dan dipahami bahwa karya itu norak, asal bikin, asal jadi, dan punya bobot atau tidak. Bobot sebuah karikatur itu dapat diukur dari bahasa gambar kartun: kelucuannya, sentilannya, menggelitiknya, sehingga tidak menampakkan muatan kasar atau sarkasme. Itu semua bisa menjadi tolok ukur seberapa tinggi keberadaban sebuah bangsa, negara di mana kartunis tersebut berasal. Makin sarkas atau kasar penyajiannya, maka bisa dibilang serendah itulah peradaban bangsa, atau negara kartunis tersebut berasal.

Kenyataannya, bahasa dan gambar sarkasme dari Charlie Hebdo telah didomplengi, telah dimanfaatkan oleh suatu  tatanan lama bernama KONSPIRASI. Konspirasi dari beberapa kepentingan yang menginginkan dunia bergolak, tidak damai, perang, teror. Perilaku para Inisiator-konspirasi tersebut harus sungguh-sungguh disadari oleh semua orang di dunia, terlebih para kartunis agar tidak menjadi ‘menu kuliner’ lezat para pengusung konspirasi tersebut. Sebab hari ini 4 orang kartunis Charlie Hebdo dijadikan Corned atau ‘daging kaleng’ maka besok-besok bisa kita sendiri yang menjadi sasarannya. Konspirasi Busuk tersebut bisa menjejakkan kakinya ke media apapun, di manapun, tujuannya hanya satu yakni: merusak dunia.

Kita berharap, semuanya saja dan siapapun di dunia ini untuk tidak mudah terpancing oleh ulah para provokator berbentuk konspirasi. Tetap waspada terhadap ancaman sebuah konspirasi besar adalah tindakan bijak. Tetap berkawan dengan seluruh umat di dunia  itu akan memperkuat kedamaian dunia. Tidak gampang menuduh, ataupun terpancing hasutan.

Dari kami bangsa yang CINTA DAMAI.

Salam.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s